Monday , 6 April 2020 11:17
Home / Ligue 1 / AS Monaco Bingung Dengan Cara Paris Saint-Germain Patuhi Aturan Financial Fair Play UEFA
Foto: Twitter @KMbappe

AS Monaco Bingung Dengan Cara Paris Saint-Germain Patuhi Aturan Financial Fair Play UEFA

MONACO – Wakil Presiden dan CEO AS Monaco, Vadim Vasilyev, mengaku pihaknya bingung dengan cara Paris Saint-Germain dapat mendatangkan striker muda Prancis, Kylian Mbappe, tanpa melanggar aturan Financial Fair Play UEFA.

Setelah mengukir rekor transfer saat mendatangkan bintang Barcelona, Neymar da Silva Jr, dengan nilai € 222 juta, PSG kembali melakukan gebrakan di bursa transfer dengan membajak Mbappe dari Monaco dalam status pinjaman plus kontrak permanen senilai € 180 juta (Rp 2,79 triliun).

Tak berapa lama setelah PSG memberi konfirmasi resmi terkait perekrutan Mbappe, UEFA menggelar langkah investigasi dengan tujuan mencari tahu apakah PSG benar-benar melanggar aturan FFP atau tidak. Hal mana menjadi sesuatu yang tak bisa dipahami Vasilyev.

“Transfer yang sangat sulit. Mulanya, kami tidak mau melepaskannya ke klub-klub rival langsung. Namun, kami mempunyai hubungan yang sangat baik dengan ayah yang juga bertindak sebagai agennya. Mereka akhirnya berhasil meyakinkan saya,” ujar Vasilyev seperti yang dikatakannya pada Kantor Berita Rusia, TASS.

Akan tetapi, tambah Vasiley, “Proses pembicaraan dan negosiasi dengan Paris benar-benar sangat sulit dan ribet. Kami hanya tidak dapat memahami dan mengerti bagaimana caranya mereka dapat mendatangkan pemain bintang tanpa melanggar aturan FFP.”

Terlepas soal FFP, lebih lanjut, Vasilyev mengaku tawaran yang disodorkan kubu Les Parisiens terlalu sayang untuk dilewatkan. “Kesepakatan terjalin antara tiga pihak. Kubu Mbappe selalu menegaskan transfer ini harus menjadi solusi yang terbaik bagi kami (Monaco). Paris memenuhi apa yang kami minta.”

Baca Juga

Diminati Liverpool, Barcelona Hanya Akan Lepas Dembele Jika Ada Tawaran Menarik

BARCELONA – Barcelona kabarnya siap melepas Ousmane Dembele pada jendela transfer musim panas mendatang. Namun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *