Tuesday , 22 October 2019 6:23
Home / La Liga / Dugaan Doping, Samir Nasri Terancam Hukuman Empat Tahun
Foto: worldsoccertalk.com

Dugaan Doping, Samir Nasri Terancam Hukuman Empat Tahun

MONTREAL – Samir Nasri berpotensi menghadapi larangan empat tahun tak boleh berkecimpung di dunia sepak bola. Itu terjadi setelah ia diduga menggunakan doping karena terpantau mengunjungi sebuah klinik terapi intravena (IV) di Los Angeles bulan lalu.

Badan Anti Doping Dunia (WADA) menuntut penyelidikan lembaga Anti Doping Spanyol apakah pemain asal Prancis itu melanggar aturan. Seperti dilansir The Independent, pengobatan intavena bagi para atlet tidak dianjurkan oleh WADA dan itu berpotensi sebagai pelanggaran bentuk penggunaan doping.

Jika benar bersalah, makan pemain berusia 29 tahun bisa mendapat hukuman. Paling parah, ia bisa dihukum empat tahun ditangguhkan dari dunia sepak bola.

Sementara itu, klub tempat Nasri bermain, Sevilla dilaporkan yakin Nasri bersih dari doping. Akan tetapi, mereka mengakui bahwa mantan gelandang Arsenal itu memang sedang menjalani perawatan di Amerika Serikat.

Klinik tempat Nasri berobat mencuit lewat akun twitter mereka pada 27 Desember bahwa pemain yang dimiliki oleh Manchester City itu telah menggunakan “Obat Kekebalan Drip IV (intravena) untuk menjaga ia terhidrasi & mendapatkan kesehatannya terjaga”. Obat kekebalan itu diduga disuntikkan atau biasa disebut pengobatan intravena.

WADA tidak menyarankan terapi intravena kecuali dalam jumlah 50 mililiter per enam jam atau kurang, atau jika ada dispensasi khusus dengan alasan medis. Lembaga anti doping Spanyol, AEPSAD telah membuka penyelidikan untuk kasus Nasri ini pada 28 Desember.

“Sementara WADA belum memiliki rincian lengkap dan fakta (mengenai situasi), kami menyadari hal ini dan berharap organisasi anti doping yang relevan untuk menyelidiki lebih lanjut,” kata juru bicara WADA, Ben Nichols.

“Seperti dengan semua badan anti doping, kami akan memantau pekerjaan yang dilakukan oleh organisasi anti doping yang berlaku,” lanjut Nichols.

“Adalah penting bahwa informasi yang diberikan kepada dan dikumpulkan oleh organisasi anti doping diselidiki secepat mungkin dan sedetail mungkin, karena semakin lama periode antara insiden dan penyelidikan, semakin besar risiko bahwa bukti tertentu mungkin tidak ada lagi. Organisasi anti doping perlu untuk mengambil keputusan secara efisien dan tanpa penundaan apakah proses harus diajukan terhadap atlet atau orang lain,” pungkasnya.

Nasri menggunakan terapi intravena (IV). Terapi intravena adalah terapi kesehatan yang dikhususkan membantu fungsi tubuh. Zat cair dalam terapi intravena disuntikkan langsung ke dalam pembuluh darah. Intravena berarti di dalam vena.

Baca Juga

Messi Siap Bawa Barcelona Raih Treble Winner!

Catalunya – Lionel Messi kembali menegaskan target utama¬†Barcelona di musim 2019-2020 ini. La Pulga siap …

3 comments

  1. Hhah gk salah tuh 4tahun ?

  2. Pntes aja mainny ngebut bngt d sevilla…

  3. Banyak tingkah si samir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *