Wednesday , 3 June 2020 19:01
Home / La Liga / Gary Neville Mengaku Salah Telah Menerima Tawaran Latih Valencia
foto; rasset.ie

Gary Neville Mengaku Salah Telah Menerima Tawaran Latih Valencia

MANCHESTER – Mantan kapten Manchester United, Gary Neville mengaku bahwa ia tidak pantas menukangi Valencia saat disodorkan tawaran untuk melatih raksasa Spanyol tersebut pada tahun 2015 lalu.

Seperti diketahui Valencia membuat keputusan yang mengejutkan dengan menunjuk Gary Nevilla untuk menjadi kepala pelatih setelah memecat Nuno Espirito Santo. Di Mestalla, Gary Neville bekerja sama dengan saudaranya, Phil Neville yang telah lebih dulu menjadi asisten pelatih.

Valencia berada di posisi ke sembilan saat menunjuk Neville di penghujung tahun 2015, namun dibawah arahannya, Los Ches malah semakin kacau dengan menduduki posisi ke-13. Neville kemudian dipecat di bulan Maret 2016.

Mengomentari soal sepak terjangnya sebagai kepala pelatih Valencia. Nevilla mengaku bahwa ia telah arogan dan terlalu egois untuk menerima tawaran dari Peter Lim (pemilk Valencia) saat itu.

“Terkadang ‘tidak’ adalah kata yang benar. Namun, kadang-kadang anda malah mengatakan ya dan melangkah.” pungkas Neville kepada Sky Sports ketika ditanya tentang masanya di Valencia.

“Saya menolak dua tawaran dari klub Liga Premier dan dua tawaran lainnya dari klub Championship dalam 18 bulan sebelumnya. Saya tidak punya niat untuk masuk ke sebuah manajemen klub. Meskipun saya bekerja di timnas Inggris bersama Roy Hodgson. Peran saya lebih berkonsentrasi pada analisis – seperti apa yang saya lakukan di Sky – bukan sebagai pelatih.”

“Ketika Peter Lim, [pemilik Valencia] menelepon saya, dia tidak ingin membawa manajer baru di pertengahan musim karena dia tahu dia tidak akan mendapatkan pelatih yang dia inginkan. Dia ingin seseorang yang dia percayai untuk menavigasi tim hingga akhir musim, saya katakan tidak pada awalnya tetapi akhirnya saya ingin melakukan itu untuknya.”

“Memang saya arogan dan sedikit ego – saya telah hidup di Manchester United selama 20 tahun, saya telah berada di Sky dan itu berjalan dengan baik. Saya merasa sedikit arogan. Saya merasa seperti tidak akan ada hal yang salah, saya merasa seperti ketika saya tidak siap, saya tidak perlu bekerja keras. Saya merasa semua tetap akan berjalan baik-baik saja. Dan pada kenyataannya, saya mendapatkan musibah.”

“Pada saat itu, saya pikir saya bisa lolos sampai akhir musim, mengarahkan kapal pulang ke pasir dan membiarkan orang lain membawanya kembali, tetapi itu tidak terjadi seperti apa yang saya harapkan. Saya tidak melakukan hal yang semestinya. Saya terluka parah.”

“Klub sedang berjuang keras. Saudara laki-laki saya, Phil telah mengatakan kepada saya bahwa ruang ganti sudah retak. Saya seharusnya melihat tanda-tanda peringatan lebih cepat dan masuk ke sana dalam mode krisis.”

“Saya jadi ingat kata-kata Sir Alex Ferguson. Dia pernah mengatakan: usir saja pemain yang menimbulkan kegaduhan. Mainkan pemain yang mendukungmu dan ingin klub bermain mendapatkan hasil maksimal.”

“Namun pada saat saya menukangi Valencia, saya tidak melakukan hal itu. Saya melakukan banyak kesalahan. Saya tidak berani mengusi pemain senior dari starting 11. Saya lemah disitu.”

“Itu adalah pengalaman belajar yang sangat besar. Saya pikir itu telah membantu saya bahkan dalam keputusan terakhir selama beberapa minggu sehubungan dengan apa yang terjadi dengan krisis virus corona ini dan juga bisnis saya. Saya sekarang bertindak jauh lebih tegas dan pasti daripada yang pernah saya lakukan sebelumnya di Valencia.”

Baca Juga

Arvalo Arbeloa Akan Kembali Ke Real Madrid Menjadi Staf Pelatih

MADRID – Mantan bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa akan bekerja kembali di Santiago Bernabeu musim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *