Saturday , 24 October 2020 16:13
Home / Premier League / Jika Premier League Dihentikan, Peter Schmeichel Tak Setuju Liverpool Dinyatakan Juara
Peter Schmeichel

Jika Premier League Dihentikan, Peter Schmeichel Tak Setuju Liverpool Dinyatakan Juara

Liverpool – Peter Schmeichel yang merupakan legenda Manchester United, mengungkapkan jika dirinya tidak setuju kalau Liverpool dinyatakan sebagai juara andai Premier League 2019/20 resmi dihentikan. Menurutnya, The Reds harus mendapatkan enam poin yang dibutuhkan sebagai syarat untuk memastikan gelar.

Sejauh ini Liverpool memang aman di puncak klasemen sementara Premier League. The Reds unggul 25 poin atas penghuni posisi kedua, Manchester City.

Secara hitung-hitungan, mereka bisa mengunci trofi paling bergengsi di Inggris itu dengan tambahan enam poin lagi dan seharusnya Liverpool berpeluang untuk juara pada akhir bulan Maret.

Sayang rencana itu buyar seketika. Pandemi virus Corona yang melanda Inggris dan banyak negara Eropa membuat sejumlah kompetisi, termasuk Premier League, harus mengalami penundaan entah sampai kapan.

Karena kasus Virus Corona ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, ada kemungkinan jika kompetisi musim 2019/20 resmi dihentikan. Namun, sejumlah pihak kurang setuju dengan kemungkinan keputusan tersebut akan diambil.

Jika langkah itu diambil, maka Liverpool akan dijadikan sebagai juara musim ini. Banyak orang yang sepakat jika mengingat jarak antara Liverpool dan Manchester City, tetapi tidak sedikit yang menolaknya, salah satunya adalah Schmeichel.

“Unggul 25 poin? Jadi ini sungguh menyedihkan buat mereka, tapi anda harus menyelesaikannya,” ujar Schmeiche.

“Anda harus memenangkannya, agar anda bisa mengatakan bahwa andalah juaranya.”

“Jika anda menjadi Liverpool, akankah anda menerima jika diberi seperti itu? Di Belgia, mereka memberikan trofi ke Club Brugge. Apakah begitu caranya kami bisa memenangkan kejuaraan?” tambahnya.

“Saya tidak yakin, jika saya adalah Liverpool, bahwa saya akan menerima diberikan seperti itu, walaupun saya sedang unggul 25 poin. Satu-satunya hasil terbesar yang pernah saya dapatkan dalam memenangkan sesuatu adalah di kejuaraan Eropa di tahun 1992.”

“Saya tahu itu tidak sama, tapi segaris. Kami bahkan tidak lolos, tapi kami bisa ke sana karena perang di Yugoslavia dan berakhir memenangkannya. Itu adalah salah satu prestasi terbesar yang pernah saya terima. Tetapi kami bermain untuk memenangkannya,” pungkasnya.

Baca Juga

Arsenal, Thomas Partey

Tampil Apik, Thomas Partey Banjir Pujian

London – Punggawa Arsenal, Thomas Partey tampil impresif dalam laga debutnya sebagai starter bersama The …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *