Monday , 21 October 2019 4:09
Home / Premier League / Jose Mourinho Malu Akui Kesalahan Lepas De Bruyne
Foto: Reuters UK

Jose Mourinho Malu Akui Kesalahan Lepas De Bruyne

MANCHESTER – Musim ini sosok Kevin De Bruyne bagaikan seorang malaikat bagi kubu Manchester City.

Gol dan umpan manja yang sering ia ciptakan di pentas Premier League musim ini telah membawa The Citizens unggul 16 angka dari pesaing terdekatnya, Manchester United.

Pemain internasional Belgia berusia 26 tahun itu sempat menjalani masa kelam ketika pertama kali menginjakkan kakinya di tanah Inggris saat ditransfer oleh KRC Genk ke Chelsea pada 31 Januari 2012 silam. Dibawah asuhan Jose Mourinho kala itu, De Bruyne hanya ditampilkan dalam 9 laga saja.

Di sia-siakan Mourinho, pada 2014 silam De Bruyne akhirnya memilih hengkang secara permanen ke Bundesliga bersama Wolfsburg dengan nilai transfer kala itu yang hanya sebesar 19,80 juta pounds. Hanya berselang 8 bulan, dirinya kembali lagi ke tanah Inggris dengan bergabung bersama Manchester City dengan nilai transfer mencapai angka 68,40 juta pounds!

Perjudian The Citizens berakhir dengan manis, sebab De Bruyne mampu tampil maksimal selama berseragam biru langit. Sampai saat ini Kevin De Bruyne telah tampil dalam 127 pertandingan dengan torehan 34 gol dan 55 assist untuk tim asuhan Pep Guardiola itu.

Kondisi itu diyakini oleh agen sang pemain, Patrick De Koster, telah membuat mantan pelatihnya, Jose Mourinho merasa menyesal. Namun Mourinho disebut malu untuk mengakui penyesalannya tersebut.

“Mourinho sulit mengakui jika dia telah membuat kesalahan. Dia mengatakan, Kevin belum siap untuk tim utama,” ungkap Patrick De Koster dinukil dari Daily Mail.

“Sebaliknya, pihak Chelsea justru merasa keliru telah melepas de Bruyne. Wolfsburg punya daya tawar ketika mereka membayar hanya ¬£18 juta untuk Kevin pada 2014.”

“Dia punya empat opsi pada 2015. Dia bisa saja bertahan di Wolfsburg, tapi saat itu dia telah melakukan segalanya untuk klub. Dia bisa saja gabung Bayern Munich, namun mereka tidak pernah melampaui batas tertentu untuk membayar pemain-pemain mereka,” lanjutnya.

“Paris Saint-Germain adalah opsi ketiga, tapi di sana pertandingan-pertandingan di Prancis level topnya sedikit.”

“Keempat, Manchester City, yang memainkan laga Liga Champions secara reguler di setiap pekannya. Kami membuat pilihan bagus dengan memilih bergabung ke sana. sejak itu, dia menjadi ‘King Kev‘.” tutup sang agen.

Baca Juga

Manchester United Siapkan Operasi Datangkan Saul Niguez

MANCHESTER – Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez kabarnya telah masuk kedalam daftar pemain incaran Manchester …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *