Thursday , 9 December 2021 5:49
Home / La Liga / Josep Maria Bartomeu Ungkap Kesalahan yang Pernah Ia Perbuat Saat Menjadi Presiden Barcelona
Josep Maria Bartomeu

Josep Maria Bartomeu Ungkap Kesalahan yang Pernah Ia Perbuat Saat Menjadi Presiden Barcelona

Barcelona РMantan Presiden klub Barcelona, Josep Maria Bartomeu melontarkan pernyataan yang mungkin saja membuat fans tidak senang. Ia mengaku kalau dirinya akan kembali mencoba merebut kursi presiden Barcelona di masa mendatang sekaligus mengungkapkan kesalahan yang pernah ia perbuat.

Josep Maria Bartomeu meninggalkan Barcelona dengan cara yang cukup memalukan. Desakan dari fans yang menuding dirinya sebagai pihak bertanggung jawab atas penurunan pencapaian klub membuatnya harus turun dari jabatannya.

Transfer pemain adalah salah satu alasan mengapa Josep Maria Bartomeu sering mendapatkan kritikan dari publik. Sejumlah nama pemain seperti Ousmane Dembele, Phillippe Coutinho, dan Antoine Griezmann adalah pemain-pemain gagal yang direkrut oleh Bartomeu dulu.

Namun yang paling parah adalah ketika sang megabintang mereka, Lionel Messi mencoba meninggalkan Barcelona pada tahun 2020 lalu. Pria asal Argentina itu sampai membongkar segala kebobrokan dari kepemimpinan Bartomeu.

Kekalahan memalukan Barcelona di tangan Bayern Munchen dalam laga Liga Champions tahun 2020 lalu adalah puncak dari kekesalan fans terhadap Bartomeu. Di tahun yang sama, mereka melancarkan mosi tidak percaya.

Bartomeu dipastikan takkan melanjutkan kiprahnya di Camp Nou setelah pencapaian buruk ini. Dan sebelum pemilihan presiden baru dilakukan, pria berumur 58 tahun itu memilih mundur dari jabatannya. Kendati demikian, urusan Bartomeu dengan Barcelona belum selesai.

Baru-baru ini ia mengungkapkan jika dirinya siap mengajukan diri kembali sebagai presiden klub Barcelona.

“Saya akan mengajukan diri untuk pemilihan lagi. Saya telah menghabiskan 12 musim bersama klub, dengan Joan Laporta, Sandro Rosell dan kemudian jadi presiden,” ucap Bartomeu.

Berkaca kembali ke masa kepemimpinannya dulu, Bartomeu sadar bahwa ada satu kesalahan yang dilakukan olehnya. Yakni mendengarkan para pemain dan tidak melakukan perubahan setelah menelan kekalahan di tangan Liverpool.

“Tidak melakukan penilaian setelah kekalahan di tangan Liverpool adalah sebuah kesalahan. Kami harus melakukan perubahan generasi,” tutur Bartomeu.

“Saya mendengarkan para pemain dan ternyata saya salah. Kami mencapai batasan kami dari segi finansial dan kemudian pandemi mengejutkan kami semua,” pungkasnya.

Baca Juga

Barcelona Inginkan Duo Chelsea Di Musim Dingin

BARCELONA – Barcelona sedang bekerja keras untuk memperkuat skuad Xavi Hernandez jelang bursa transfer Januari. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *