Saturday , 24 October 2020 16:26
Home / Serie A / Lukaku: Antonio Conte Adalah Pria Yang Jenius

Lukaku: Antonio Conte Adalah Pria Yang Jenius

MILAN – Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku merasa sangat nyaman bermain di bawah asuhan pelatih Antonio Conte. Mantan pemain Manchester United itu tak segan memberikan segudang pujian untuk sang pelatih.

Didatangkan dari Manchester United pada jendela transfer musim panas tahun lalu, Romelu Lukaku adalah bagian besar dari proyek Antonio Conte dengan Inter Milan. Ia diplot untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Mauro Icardi ke Paris Saint Germain.

Sebagai hasilnya, Lukaku membuat rapor yang mengesankan selama berseragam Inter Milan. Pemain berusia 26 tahun itu tercatat telah menyarangkan 17 gol dari 25 penampilannya di Serie A.

Dalam sesi Q&A di akun Twitternya, Lukaku menjelaskan bahwa Antonio Conte adalah sesosok yang membuat performanya kembali berkembang bersama Nerazzurri.

“Saat kami tertinggal 2-0 atas AC Milan. Dia [Conte] tidak berteriak sama sekali, dia memberi tahu kami apa yang harus kami lakukan dan dia memberi tahu kami dimana kami bisa mendapatkan ruang.” pungkas Lukaku pada akun Twitternya seperti dikutip Football Italia.

“Dia adalah pelatih yang sangat memberikan inspirasi saat berbicara.”

Selain itu Lukaku juga membahas soal kerjasama apiknya dengan Lautaro Martinez. Menurut Lukaku, komunikasi adalah kunci dari segalanya.

“Komunikasi adalah kuncinya. Bagian terbaik dari bermain untuk Inter Milan adalah bermain di San Siro secara penuh. Saya menyukai tensi pertandingan disana.”

Romelu Lukaku juga ditanya soal peluangnya untuk kembali ke Inggris. Ia menegaskan bahwa ia sama sekali tidak punya pikiran untuk kembali ke kompetisi EPL, meski sebagian besar karirnya di habiskan di Inggris.

“Kurasa tidak. Tapi saya benar-benar mencintai waktu saya selama di Everton. Chelsea dan Manchester United, saya rasa bagus juga. Orang-orang mungkin mengatakan bahwa saya tidak mengalami masa yang bagus di dua klub itu, tetapi bagi saya itu baik.”

“Satu klub memberikan saya pengalaman dan belajar dari idola saya, sedang kan klub lain datang pada saat yang tepat bagi saya untuk menerima tantangan lain dan bermain di Liga Champions.”

“Secara taktis di sini [Italia] kamu diuji setiap minggu … sementara kecepatan tinggi lebih dibutuhkan di EPL.”

Baca Juga

Harapan Filippo Inzaghi Saat Bertanding Melawan AS Roma

BENEVENTO – Pelatih Benevento, Filippo Inzaghi mengaku bahwa dia berharap Roma tidak begitu fit ketika …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *