Wednesday , 16 October 2019 7:24
Home / Premier League / Pemilik Leicester City Dituding Lakukan Megakorupsi
Foto: thesun.co.uk

Pemilik Leicester City Dituding Lakukan Megakorupsi

LEICESTER – Pemilik Leicester City, King Power International Group, dituding telah melakukan tindak kriminal berupa megakorupsi senilai triliunan rupiah terkait kewajiban pembayaran lisensi pengelolaan Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand.

King Power selaku perusahaan retail travel yang dimiliki dan dikendalikan Chairman Leicester, Vichai Srivaddhanaprabha dan putranya Aiyawatt Srivaddhanaprabha, diklaim merugikan negara sebesar 14 miliar baht atau sekitar Rp 5,5 triliun dari operasi lisensi bandara, dimana sesuai kesepakatan sejak 2006 pemerintah Thailand seharusnya menerima 15 persen dari pendapatan bandara.

Gugatan resmi atas tindak korupsi yang dilakukan King Power diajukan Charnchai Issarasenarak, Deputy Chairman Subkomite Antikorupsi Thailand. Charnchai menuidng King Power telah berkolusi dengan karyawan bandara untuk membayar fee kepada pemerintah hanya sebesar 3 persen dari kewajiban sesungguhnya.

Dua anak perusahaan yang dimiliki King Power dan juga dikendalikan keluarga Srivaddhanaprabha juga dituding melakukan tindak korupsi bersama-sama seorang pejabat eksekutif King Power. Dalam tuntutan tersebut terseret pula 15 karyawan bandara.

Lebih lanjut, dalam keterangannya, Charnchai menjelaskan ia dan lembaganya tengah menyiapkan empat tuntutan lainnya terhadap King Power. Charnchai berharap keempat tuntutan tersebut dapat dirampungkan dalam waktu dua bulan ke depan. Rencananya pada 25 Juli mendatang, pengadilan akan memutuskan menerima atau menolak tuntutan yang diajukan Charnchai.

Baca Juga

Inter Milan Berpotensi Kehilangan Alexis Sanchez

Milan – Winger Inter Milan, Alexis Sanchez, dihantam cedera ligamen di pergelangan kakinya. Cedera tersebut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *