Thursday , 14 November 2019 15:33
Home / Liga Champions / ‘PSG Memiliki Pemain Yang Tidak Akan Bisa Dihentikan Man United’

‘PSG Memiliki Pemain Yang Tidak Akan Bisa Dihentikan Man United’

MANCHESTER – Mantan punggawa Manchester United, Louis Saha memberikan peringatan terhadap pasukan Ole Gunnar Solksjaer terhadap kualitas salah satu pemain PSG, Kylian Mbappe.

Sebagaimana diketahui pertandingan menghadapi Paris Saint Germain di Old Trafford dini hari nanti akan menjadi pertandingan pertama untuk pelatih Ole Gunnar Solksjaer.

Di kubu PSG, saat ini pasukan Thomas Tuchel sendiri pun sedang berada dalam keadaan pincang. Tercatat Neymar, Edinson Cavani dan Thomas Meunier dipastikan tidak akan bisa tampil pada leg pertama.

Namun Saha berpikir, kekuatan utama PSG justru berada pada seorang Kylian Mbappe, meski Mbappe tidak akan disoking oleh dua kompatriot biasanya.

“Paris Saint-Germain masih berada sedikit di depan karena mereka terus maju,” kata Saha kepada Omnisport.

“Mereka memiliki pemain seperti Mbappe yang tidak bisa dihentikan.”

“Man United adalah klub hebat dengan pemain berkualitas. Paris Saint-Germain solid karena pelatih mereka membawa stabilitas lebih antara pertahanan dan serangan.

“Pelatih mereka dapat dengan mudah mengganti sistemnya, dia sangat pintar dan memiliki komunikasi yang hebat. Dia memiliki staf pelatih yang hebat yang mampu mengidentifikasi filosofi lawan. Kami melihat dia mengubah sistemnya beberapa kali selama pertandingan.”

“Tim ini [Manchester United] telah banyak berkembang. Namun mereka masih belum membawanya ke level berikutnya di Liga Champions, beberapa langkah tersisa untuk mencapai final. Mereka belum memiliki elemen-elemen itu: informasi yang tepat, atmosfer, keseimbangan dan reaksi terhadap apa yang tidak mungkin terjadi. Pelatih harus menghadapinya, memberikan ruang yang tepat dan kepercayaan diri kepada para pemain sambil menjaga pertahanannya untuk tetap siap. Mereka juga harus seimbang untuk tetapi bermain prima di Liga Champions dan kompetisi domestik.”

“Liga Champions adalah dunia yang berbeda,” tambah Saha, pemain yang memenangkan Liga Champions bersama Setan Merah pada 2008 lalu.

“Kami sudah melihatnya pada Liverpool dan juga tim lainnya. Beberapa tidak menampilkan yang terbaik di Liga, tetapi bermain bagus di Liga Champions. Situasi di beberapa klub tidakla sama.”

“Ini bukan tentang siapa yang memainkan permainan yang solid; itu tidak cukup di Liga Champions. Ini tentang para pemain yang bisa bermain dengan bebas, untuk berurusan dengan transisi dan dengan tekanan pada menit-menit terakhir pertandingan.”

“Anda harus menghadapi tekanan, ego, dan kepercayaan diri. Beberapa menyerang atau bertahan terlalu banyak [dalam beberapa menit terakhir]. Itu adalah hal yang melatih anda. Zinedine Zidane memenangkan Liga Champions dan menunjukkan kepada kami bagaimana ia melakukannya. Kami hanya berharap sekarang bahwa Ole melakukan hal yang sama.”

Baca Juga

Rodrygo Goes, Real Madrid

Thiago Silva Waspadai Kehebatan Rodrygo Goes

Paris – Kapten tim Paris Saint-Germain, Thiago Silva, mengatakan jika dirinya cukup mewaspadai pemain muda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *