Friday , 3 April 2020 17:53
Home / Premier League / Tampil Kurang Sip, Striker MU Tuai Kritik
Foto: dailypost.co.uk

Tampil Kurang Sip, Striker MU Tuai Kritik

Sempat tampil memesona di awal musim, penampilan penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovich malah kurang sip belakangan. Tak ayal, performa biasa mantan pemain PSG itu menuai kritik.

Salah satunya dilontarkan mantan pemain Arsenal dan Chelsea, Emmanuel Petit. Petit malah berani menyebut Ibra tak sebanding dengan legenda Manchester United, Eric Cantona.

Dalam lima pertandingan terakhir bersama MU, Ibrahimovic memang paceklik gol. Bahkan, pemain asal Swedia itu minim memberikan kontribusi maskimal kepada tim.

Faktor usia dikait-kaitkan dengan penampilan kurang sip Ibra. Dia dinilai kesulitan dengan tipe permainan liga Inggris yang mengandalkan fisik.

“Ketika banyak orang menyamakannya dengan Cantona… dia tak sepenuhnya seperti itu, jelas tidak,” kata mantan pemain Arsenal dan Chelsea, Emmanuel Petit.

“Cantona itu kalau ingin menendang kepalamu maka dia akan melakukannya. Kalau dia kalah apalagi, dia makin bersemangat melakukannya.

“Cantona amat kuat setiap kali berhadapan dengan para pemain lawan. Ibra, dia memang mempunyai karakter dan kepribadian yang kuat, tetapi jangan bilang ‘Ibra seperti Cantona. Dia sama sekali tidak mirip,” tutur Petit.

Cantona memang memainkan peran penting untuk MU dalam mengakhiri paceklik gelar selama 26 tahun dengan meraih gelar juara liga musim 1992-1993. Kemudian dia membuat MU tiga kali juara liga selama lima tahun di United.

Sisi lainnya, Cantona dikenal sebagai sosok yang temperamental hingga terlibat dengan banyak insiden di tengah lapangan. Salah satunya, tendangan kungfu saat MU menghadapi Crystal Palace pada Januari 1995. Dia diskors selama delapan bulan karenanya.

Baca Juga

Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer

Solskjaer Tetap Jalin Komunikasi dengan Anak Asuhnya Ditengah Merebaknya Virus Corona

Manchester – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berbagi cerita tentang kesehariannya di tengah pandemi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *