Tuesday , 14 July 2020 12:29
Home / Piala Dunia 2018 / Tingginya Perilaku Seks Hambat Kemajuan Sepakbola Ghana
Foto: sportkeeda.com

Tingginya Perilaku Seks Hambat Kemajuan Sepakbola Ghana

Salah satu kekuatan sepakbola asal Benua Afrika, Ghana belakangan tengah mengalami kemunduran prestasi. Padahal, Ghana terkenal banyak menghasilkan pemain berkualitas yang bermain di liga besar Eropa.

Sebut saja ada nama Baba Rahman (Schalke 04), Jeff Schlupp (Leicester City), Thomas Partey (Atletico Madrid), dan Jordan Ayew (Aston Villa).

Sayang, sejak satu dekade, prestasi mereka di Benua Afrika seakan tenggelam. Disinyalir, kemerosotan itu karena tingginya frekuensi seks. Alhasil, sepakbola di negara tersebut tidak akan maju.

Analisa mengenai tingginya tingkat seks itu salah satunya diutarakan legenda timnas Ghana, Malik Jabir. Ia menilai kompetisi di Ghana tengah mengalami ujian yang cukup besar. Hal itu dikarenakan kehidupan seks para pemain sepakbola di Ghana yang tidak terkontrol dengan baik.

“Hari ini banyak pemain yang tak mampu bermain selama 90 menit karena mereka mudah lelah.”

“Kalian tahu kenapa? Karena mereka tak tidur dengan cukup dan tak berlatih dengan cukup. Selain itu mereka terlalu terikat dengan seks. Banyak wanita cantik di Ghana dan mereka seolah tak ingin membiarkan wanita tersebut sendirian,” ucap Jabir.

Jabir berharap para pemain bisa lebih mengatur pola hidup sehingga performa di lapangan bisa berada di level terbaik.

“Ada waktu untuk seks dan ada waktu untuk sepakbola. Namun bila kalian selalu menggabungkan dua hal itu, maka kalian tak akan pernah mencapai puncak,” tutur Jabir.

Ghana sendiri sejatinya memiliki prestasi yang lumayan di dunia sepakbola. Mereka runner-up Piala Afrika 2015 dan selalu lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir.

Baca Juga

Lionel Messi, Argentina

Dybala: Argentina Rindukan Sosok Lionel Messi

Buenos Aires – Bomber Juventus, Paulo Dybala¬†sangat menginginkan kembalinya superstar Barcelona, Lionel Messi ke tim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *