Tuesday , 21 September 2021 13:16
Home / Serie A / Simone Inzaghi Sayangkan Hasil Negatif Di Markas Sampdoria
foto: okezone.com

Simone Inzaghi Sayangkan Hasil Negatif Di Markas Sampdoria

MILAN – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mengaku bahwa dirinya sangat menyesali hasil yang didapat di Sampdoria kala mereka bermain imbang akhir pekan lalu. Dirinya menyebut, Inter telah banyak melakukan kesalahan fatal sehingga tidak mendapatkan poin maksimal.

Inter Milan memulai pertandingan dengan apik di laga ini. Mereka sempat memimpin dua kali melalui Federico Dimarco dan Lautaro Martinez sebelum disamakan oleh Maya Yoshida dan Tommaso Augello.

Sayangnya bagi Inter mereka hanya bermain dengan 10 orang di 10-15 menit terakhir karena Stefano Sensi mengalami cedera dimana Simone Inaghi telah melakukan pergantian lima pemain.

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan, Inzaghi menyesali atas hasil yang didapat Inter. Menurutnya pasukannya bisa menang jika tidak melakukan banyak kesalahan besar.

“Ada penyesalan, karena ini adalah pertandingan yang seharusnya dan bisa kami menangkan. Kami memimpin dua kali, lalu membuat kesalahan dengan Ivan Perisic, Hakan Calhanoglu, dan peluang mudah lainnya.” ujar Inzaghi pada wartawan seperti dikutip Football Italia.

“Kami kebobolan dua gol, satu adalah gol bunuh diri yang mengenai Edin Dzeko, sementara gol lain datang dari Tommaso Augello, tetapi kami masih harus menang.”

“Kami menghadapi tim bagus yang sangat terorganisir dengan baik, tetapi merupakan penyesalan juga bahwa Sensi mengalami cedera dan kami menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.”

“Sayangnya, itu bukan kabar baik. Dia berlatih beberapa hari, saya pikir dia melakukannya dengan baik, kemudian sayangnya kami juga harus mengganti Dimarco dan saya tertinggal di 20 menit terakhir menghadapi permainan di mana kami telah menciptakan peluang, tetapi berakhir dengan 10 pemain. Sayangnya Sensi tidak akan pulih untuk pertandingan melawan Real Madrid, saya melihat Alessandro Bastoni, sementara Dimarco sepertinya hanya mengalami kram.”

“Itu adalah pertandingan yang panas, lapangannya tidak dalam kondisi bagus, tapi saya masih percaya kami bermain bagus melawan lawan yang sangat berbahaya.”

“Kami perlu menganalisis apa yang terjadi, karena tim seperti kami yang unggul dua kali seharusnya bisa menang. Ini mengecewakan, tetapi kami maju dengan percaya diri dan dapat membangun tim, bahkan jika secara alami kami menginginkan tiga poin.”

“Kami berasumsi pagi ini bahwa permainan akan lebih terbuka di setengah jam terakhir, dan itulah yang terjadi sampai kami bermain dengan 10 orang.”

Inter tetap memulai kampanye dengan cukup kuat, dengan mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan.

“Saya merasa sangat puas, karena klub, penggemar, dan terutama para pemain sangat terbuka dengan apa yang saya dan staf usulkan. Kami tahu mungkin ada beberapa kesulitan sejak awal, tetapi kami memiliki tujuh poin dari tiga pertandingan, dua di antaranya tandang.”

“Saya tahu ketika saya tiba klub harus menjual beberapa pemain penting, tetapi kami membawa pemain lain yang cocok dengan ide sepak bola saya dan sekarang kami bekerja untuk maju.”

Baca Juga

Sukses Kalahkan Juve, Andrea Petagna Optimis Napoli Bisa Bersaing Untuk Scudetto

NAPLES – Penyerang Napoli, Andrea Petagna memuji strategi Luciano Spalletti setelah berhasil memetik kemenangan atas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *